Rabu, 31 Desember 2008 di 18.01 | 0 komentar  

Hamparan sirna anganku berpacu

Saat rasa berselimut langit sendu

Menatap cemburu dua sejoli itu

Namun harus ku tersenyum di malam tahun baru


Senyum indah yang dulu singgah di hati

Kini berpijak di rasa Sang Surgawi

Rasa yang ikhlas terkadang disesali

Mengapa dulu ku tak berani memiliki?


Malam tahun baru jadi saksi bisu

Saat ku redam hatiku yang teriris pilu

Sebuah malam indah bertabur cahaya sayu

Namun bagiku tak lebih dari malam kelabu


Ah . . . tahun baru . . .

Namun hatiku masih membeku . . .

1 Januari 2009

Dari sudut hati pilu . . .


---Ksatria Langit---

Diposting oleh Ksatria Langit Label: ,
Minggu, 28 Desember 2008 di 00.34 | 0 komentar  

Aku merindukannya

Aku mengingat semua senyumnya

Aku menggapai kembali kenangan terindah itu

Namun kini hatinya dimana?

Melupakanku dalam sekejap waktu

Keangkuhan jiwa yang mematikan rasa

Diposting oleh Ksatria Langit Label:
Sabtu, 20 Desember 2008 di 17.06 | 0 komentar  

Jika kau yang terbaik, izinkanlah aku memilikimu

Meskipun aku tahu

Tak pantas bagimu untuk menemaniku

Di malam yang sunyi ini

Di bumi yang sepi ini

Dan di hidupku yang tak berarti seperti saat ini


--- Ksatria Langit ---

Diposting oleh Ksatria Langit Label:

Disaat malamku sepi sendiri

Engkau hadir ‘tuk menemani

Aku yang merayap di dalam gelap

Tanpa cahaya penuh kelap

Namun kini engkau telah pergi

Tanpa suara kau tinggalkan hati ini

Aku yang sepi kini semakin sunyi

Tiada semangatku untuk berlari

Izinkan aku menemuimu

Sungguhku merindukanmu

Ku mohon berikan aku waktu

‘Tuk buktikan tulus cintaku padamu

Mungkin aku bukanlah yang terindah

Mungkin aku bukanlah pelabuhan hatimu

Tapi ku yakin engkaulah yang mampu

Sembuhkan luka di dalam hatiku


--- Ksatria Langit ---

Diposting oleh Ksatria Langit
Jumat, 28 November 2008 di 01.31 | 0 komentar  
Setitik cahaya terang di surga
Namun hanya dari balik jendela aku dapat memandanginya

Satu kerlingan hati yang terperi
Menghiasi asa di ambang ironi
Menatap indah ia di sana
Di balik jendela fana sang surga

Bersama angin beriringan awan
Menembus gejolak pesona bintang
Mengelus perlahan sebuah jiwa
Dari balik jendela aku hidup untuk cinta



Jangan pernah takut mencintai seseorang
hanya karena tak berdayanya jiwa
untuk mendekati Sang Cinta,
karena masih ada mata yang mampu
'tuk membaca kharisma surganya.


- Ksatria Langit -
Diposting oleh Ksatria Langit Label:
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates