Jumat, 28 November 2008 di 01.31 | 0 komentar  
Setitik cahaya terang di surga
Namun hanya dari balik jendela aku dapat memandanginya

Satu kerlingan hati yang terperi
Menghiasi asa di ambang ironi
Menatap indah ia di sana
Di balik jendela fana sang surga

Bersama angin beriringan awan
Menembus gejolak pesona bintang
Mengelus perlahan sebuah jiwa
Dari balik jendela aku hidup untuk cinta



Jangan pernah takut mencintai seseorang
hanya karena tak berdayanya jiwa
untuk mendekati Sang Cinta,
karena masih ada mata yang mampu
'tuk membaca kharisma surganya.


- Ksatria Langit -
Diposting oleh Ksatria Langit Label:
Sabtu, 22 November 2008 di 18.03 | 0 komentar  
Kala cinta tak lagi di sisi
Ketika bahagia tak lagi menyapa
Saat kasih tak lagi memihak
Ku di sini sendiri terpuruk di lembah kesunyian dan kesedihan
Tak lagi ada yang mau bersamaku
Ku ditinggalkan sendiri dengan penuh luka menyayat hati
Dengan tangis tiada henti
Hingga air mata rasanya telah kering!

Namun ku coba tetap bertahan walau sulit ku rasakan
Ku coba berdiri gapai bintang
Karena di sanalah tempat kebahgiaanku berada
TERSENYUMLAH :)

--- Phie_phien ---


Puisi di atas merupakan sebuah ungkapan rasa dari teman kita, Phie_phien (Vivin). Dia anak TM Smansa Glagah yang menurutku sih imut (tapi emang imut lho), orangnya selalu ceria, pokoknya siiiplah. Thanks ya, d', buat kiriman puisinya!!!
Diposting oleh Ksatria Langit Label:
Sabtu, 15 November 2008 di 23.21 | 0 komentar  
Debur ombak sore ini melayangkan rasa jiwaku
Buih putih berkejaran seakan menari untukku
Bersama dengan titik-titik hujan jatuh membelai kesendirianku
Terduduk di atas pasir di bawah langit jingga kelabu

Aku ingin menangis
Tapi mana air mata itu?
Haruskah ku mengisinya dengan yang palsu?
Tapi aku bukan seorang penipu

Lalu haruskah aku tertawa?
Dan berkelakar licik di balik dosaku
Tidak!
Aku bukan seorang penipu

Cinta tulus suci dan sejati
Yang selama ini menopangku dikala senja
Haruskah tercerai dan mati di pupusnya asa?
Aku tak mau . . . .

Dan dikala kerinduan itu menghantam keras ke dalam jiwa
Saat ku berharap dapat ia peluk dari sudut pilu

- Broken Beach –
7 April 2008
Saat ku hampir menangis

Diposting oleh Ksatria Langit
Bila malam tak mampu menidurkan gelapnya kehidupan,
maka biarkanlah rembulan tetap menyinari mimpi-mimpimu

Bila pagi tak lagi menyejukkan hati,
Maka biarkanlah embun tetap mengalir di teduhnya daun

Bila siang semakin panas menggarang,
maka biarkanlah cahaya itu terangi langkahmu

Dan bila senja meraung mendingin,
maka tetap biarkanlah jiwamu pergi bersama hangatnya Sang Mentari
Diposting oleh Ksatria Langit Label:
Jumat, 07 November 2008 di 01.34 | 0 komentar  
Coba menatapi langit semu
Menggapai arti hidup ini
Coba mengerti rasa di hati
Akankah ini cinta atau hanya emosi

Biar ku berlari hingga ujung dunia
Tanpa daya ku tetap mencoba
Biarku melangkah di dalam rasa
Hingga ku dapatkan arti cinta

Inikah rasaku pada dirinya
Tak menentu dan tak pernah ku tahu
Ingin ku ungkap semua padanya
Tapi jiwa tak kuasa

Andai ku mampu mengulang Sang Waktu
Kan ku gapai dirinya yang satu
Andai aku bisa meminta
Kan ku mohonkan dia untukku
Diposting oleh Ksatria Langit Label: ,
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates